Oleh: kpkammikad | 25 April 2010

Merentas Jalan Juang

Memang banyak yang pergi, tidak sedikit yang lari, sebagian memilih diam dan bersembunyi. Tetapi perubahan adalah kepastian. Untuk itulah kau tetap bertahan. Sebab sudah tak ada lagi pilihan, kecuali terus melawan. Sampai keadilan ditegakkan. (ikhwan kiri)

Baca Lanjutannya…

Oleh: kpkammikad | 5 April 2010

Laporan pertanggungjwaban KP KAMMI KAD

Preambule

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(Ar –Rahman)

Manusia menjadi ideal dengan mencari serta memperjuangkan umat manusia, dan dengan demikian dia menemuan Tuhan.
(Ali Syari‟ati) Baca Lanjutannya…

Oleh: kpkammikad | 12 Februari 2010

Bacalah…!!!

Iqra’. Mengapa ayat yang pertama turun adalah perintah membaca? Bukan perintah sholat? Mengapa bukan perintah zakat? Mengapa bukan perintah puasa? Juga bukan perintah berperang dengan orang-orang kafir?

Jawabnya adalah Baca Lanjutannya…

Oleh: kpkammikad | 5 Februari 2010

KARAKTER MASYARAKAT MADANI

Masyarakat Islam adalah masyarakat universal, bukan rasial, bukan nasionalis, bukan sectarian, bukan proletar nasionalis, tidak membedakan antara daerah utara dan daerah selatan, atau antara kulit putih dan kulit hitam, atau antara daerah timur dan daerah barat. Islam memelihara kebebasan manusia dan melindungi kehormatan dan harga diri serta berusaha keras memperjuangkan kebebasan manusia beserta segala unsur-unsurnya.
Masyarakat Islam bukanlah sekedar Baca Lanjutannya…

Oleh: kpkammikad | 8 Desember 2009

politik dalam perspektif

Istilah politik pertama muncul dalam literatur Yunani klasik lewat karya Plato yang terkenal, Politea. Dalam perkembangannya, politik dalam literatur Barat mengalami banyak penafsiran. Menurut Abdul Muin Salim (2002) ada dua kecenderungan dalam pendefinisian politik. Pertama, pandangan yang mengaitkan politik dengan negara; kedua, pandangan yang mengaitkannya dengan kekuasaan, otoritas atau dengan konflik. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori